Selasa, 09 Februari 2016

Yuk Kenali Tanda - Tanda Stres Pada Anak Usia Dini



 Yuk Kenali Tanda - Tanda Stres Pada Anak Usia Dini

Assalamu'alaikum Sahabat Nisrina..

Kalau anda merasa stres, apa yang biasanya anda lakukan? Jalan-jalan? Pergi belanja? Tapi tahukah anda bahwa anak-anak usia dini pun bisa mengalami stres layaknya orang dewasa?
Apa tanda - tanda ketika anak - anak merasa stres?

1. Menangis.
Biasanya orang tua langsung terpancing emosi bila anak - anak mulai rewel lalu menangis tanpa sebab yang jelas. Sebaiknya anda bicara dengan lembut dan tanyakan perasaan anak saat itu. Bisa jadi ada sesuatu yang membuat anak merasa tidak nyaman, namun ia sulit mengungkapkannya.

2. Enggan Patuh.
Ketika anda merasa kesal karena anak sering mengabaikan kata - kata anda atau pura - pura tidak mendengar, ini mungkin karena anak merasa sama kesalnya dengan anda, dan pasti beda penyebabnya.

3. Mendadak Hiperaktif.
Kadang - kadang stres pada anak usia dini diekspresikan dengan cara yang disebut orang tua "nakal". Anak kecil yang mengalami stres cenderung suka berteriak - teriak marah, sengaja menimbulkan keributan atau kekacauan, bersikap agresif, namun sekaligus sensitif.

4. Murung.
Ada juga anak - anak yang tampak tenang, tidak bertingkah, namun sebenarnya mengalami stres. Anda bisa mengenali tanda - tandanya dari ekspresi wajahnya yang sering murung, berkurangnya selera makan, atau tidur yang tidak nyenyak. Beberapa anak juga mengalami mimpi buruk saat sedang stres.

5. Sakit.
Siapa bilang anak - anak bisa sakit kepala cuma karena kehujanan? Sama seperti orang dewasa pada umumnya, ketika merasa tertekan, anak - anak juga mengalami sakit kepala, sakit perut, atau merasa tidak nyaman dengan tubuhnya.

Semoga bermanfaat.
Untuk artikel menarik lainnya kunjungi -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Disiplinkan Si Kecil Tanpa Hukuman? Bisa Kok!


Disiplinkan Si Kecil Tanpa Hukuman? Bisa Kok!


Assalamu'alaikum Sahabat Nisrina..

Sebagai orang tua, pasti ingin memiliki anak - anak yang patuh dan memiliki disiplin tinggi. Biasanya untuk mencapai tujuan tersebut, kebanyakan orang memilih memberikan hukuman, setiap kali si kecil melakukan kesalahan. Ada cara yang lebih halus untuk mendisiplinkan anak lho. Simak penjelasannya berikut ini:

1.)Berikan Perhatian.
Anak - anak membutuhkan perhatian. Simpel bukan? Jika anda memberikan perhatian penuh padanya, ada kemungkinan si kecil akan mencari cara untuk mendapatkannya, salah satunya dengan melakukan hal-hal negatif. Ini tidak berarti harus menemaninya sepanjang hari cukup meluangkan sedikit waktu untuk mendapatkan quality time berdua.

2.)Luangkan Waktu Khusus.
Cara terbaik untuk mendisiplinkan anak - anak adalah dengan membantunya membuat pilihan yang lebih baik. Anda dapat melakukan permainan peran dan menggunakan nada suara tenang, jauh dari frustasi atau kemarahan. Dukung apabila ia melakukan hal yang tepat dan berikan pujian yang tulus ya.

3.)Atur Batasan.
Anak dapat berkembang dengan baik jika memiliki struktur dan tahu batas-batasnya. Anda  tidak perlu memberikan terlalu banyak aturan, cukup fokuskan pada hal - hal terpenting dalam keluarga.

Secara keseluruhan, mendisiplinkan anak harus didasarkan pada bagaimana mereka belajar membuat pilihan yang tepat, bukan hukuman. Gunakan ketegasan, berikan perhatian, aturan, dan batas - batas yang dibutuhkan.

Semoga bermanfaat.
Untuk artikel menarik lainnya kunjungi -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Si Kecil Alami Gangguan Penglihatan? Ini Tanda-Tandanya



 Si Kecil Alami Gangguan Penglihatan? Ini Tanda-Tandanya

Assalamu'alaikum Sahabat Nisrina

Nilai pelajaran si kecil yang turun meskipun sudah belajar? Sebelum berpikiran yang negatif cobalah untuk memperhatikannya dengan lebih cermat. Bisa saja penurunan prestasi ini disebabkan oleh masalah penglihatan. Simak tanda-tandanya:

1. Memicingkan Mata.
Gejala paling umum dari masalah penglihatan adalah memicingkan mata. Kebanyakan anak melakukan hal itu untuk membantu menghilangkan pandangan yang buram.
Amati juga jika si kecil sering menggosok-gosokkan mata, di luar jam tidurnya. Menggosok-gosokkan mata dapat juga karena membantu memperbaiki penglihatannya yang buram.

2. Pusing.
Otot mata yang tegang karena penglihatan yang buruk dapat menyebabkan pusing. Apalagi setelah duduk di depan TV atau membaca buku dengan jarak yang terlalu dekat.

3. Penglihatan Ganda.
Jika si kecil mengalami penglihatan ganda, ia akan menutup salah satu mata saat membaca atau menonton TV. Ada kemungkinan ia mengalami masalah di salah satu mata, sehingga anak akan menutupnya agar dapat melihat lebih jelas.

Semoga bermanfaat.
Untuk artikel menarik lainnya kunjungi -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Yuk, Dampingi Si Kecil Memilih Olahraga Yang Tepat

Yuk, Dampingi Si Kecil Memilih Olahraga Yang Tepat



Assalamu'alaikum Sahabat Nisrina

Dorong Si Kecil Melakukan Aktivitas Fisik Dengan Mendampinginya Memilih Olahraga Yang Tepat, Dengan Mempertimbangkan Faktor-faktor Berikut Ini:

1.)Umur dan Kondisi Tubuh
Pastikan olahraga yang dipilih sesuai dengan kemampuan fisik si kecil. Misalnya apakah memiliki kekuatan, tinggi badan, fleksibilitas, dan daya tahan yang diperlukan untuk melakukan olahraga tertentu.

2.)Antusiasme Si Kecil
Jika si kecil tertarik menonton pertandingannya atau rutin mengikuti latihan, hal ini merupakan tanda rasa ingin tahu dan antusiasme. Kedua hal tersebut dapat dijadikan motivasi untuk tetap bersemangat melakukan olahraga tersebut. Sesekali dampingi saat ia melakukan latihan untuk melihat tanda-tanda kesukaannya pada jenis olahraga itu.

3.)Perkembangan Emosi
Pertimbangkan bagaimana perkembangan emosi si kecil. Beberapa anak tertarik mengikuti olahraga tim seperti sepak bola atau basket, sedangkan yang lain lebih memilih untuk melakukan olahraga individual, misalnya berenang atau berlari. Kenali sifatnya yang mudah bekerja sama atau berjuang sendiri, untuk mendapatkan jenis olahraga yang cocok untuknya.

Semoga bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/
Nisrina Peduli Wanita!

Anak Pemalu, Bagaimana Membuatnya Aktif?



Anak Pemalu, Bagaimana Membuatnya Aktif?


Assalamu'alaikum Sahabat Nisrina.

Anak pemalu memang terkadang membingungkan, namun ibu tetap harus mendukungnya.
Ada banyak hal yang menyebabkan seorang anak menjadi pemalu. Biasanya factor lingkungan akan sangat mempengaruhi.
Lalu bagaimana solusinya agar anak pemalu ini tidak terus menerus mengurung diri karena malas bersosialisasi?

Lupakan Gadget, Ajak Anak berpetualang Jauhkan gadget dari mereka agar mereka lebih bisa melakukan hal-hal lain, yang membuat mereka berkreasi.
Yang diharapkan adalah, dia akan mencari teman untuk menggantikan gadgetnya. Ikut Kursus Kreativitas Jika perlu masukan anak-anak Anda ke sekolah kreatif seperti kursus bermain music atau melukis.

Melukis dan bermain music juga membuat anak menjadi lebih sensitive dengan lingkungan sekitarnya. Ia menjadi memiliki empati dan rasa sosial yang tinggi. Jangan Mengatakan bahwa ia Anak Pemalu Tidak ada yang salah dengan menjadi anak pemalu, karenanya jangan mengatakan padanya bahwa ia adalah anak pemalu, karena hal itu akan tambah membuat ia rendah diri.
Katakan bahwa anak pemalu adalah anak yang hatinya lembut dan empatinya tinggi.

Semoga Bermanfaat,
Baca Artikel menarik lainnya di -> http://nisrina.co.id/blog/

Nisrina Peduli Wanita!